Pemdes Tlogorejo Gelar Musyawarah Desa Bahas RPJMDesa Tahun 2020-2026

tlogorejo-bjn.desa.id – Salah satu alur tahapan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa ( RPJMDes ) adalah Penyusunan Rencana Pembangunan Desa Melalui Musyawarah Desa atau biasa juga disebut Musyawarah Desa dalam rangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa RPJMDes ( Musdes RPJMDesa).

Desa Tlogorejo merupakan salah satu desa diantara beberapa desa yang berada di wilayah Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro.Sebagai Desa yang baru memiliki Kepala Desa yang baru,maka sesuai regulasi yang berlaku bahwa Kepala Desa harus menetapkan RPJMDes paling lama 3 tiga bulan terhitung sejak dilantiknya.

Sesuai alur tahapan penyusunan RPJMDes,Desa Tlogorejo telah melaksanakan pembentukan Tim Perumus RPJMDes sampai pelatihan penguatan kapasitas Tim Perumus agar mandiri dalam memfasilitasi penggalian gagasan masyarakat,penyelarasan arah pembangunan Kabupaten dan juga telah dilaksanakan Pengkajian Keadaan Desa (PKD) melalui Musyawarah dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Desa secara partisipatif dengan mengunakan beberapa alat kajian sebagai instrumen untuk mengungkap masalah yang dihadapi Desa dan potensi sumber daya yang dapat dikembangkan untuk mengatasi masalah itu.

Laporan hasil Pengkajian Keadaan Desa (PKD) tersebut kemudian dibahas dan dikembangkan melalui Musyawarah Desa (Musdes) RPJMDes,di Pendopo Desa Tlogorejo pada hari Jumat malam tanggal 10 juli 2020.

Acara yang dihadiri oleh Anggota BPD,Babinsa,Bhabinkantibmas,Pendamping Desa,Kepala Desa beserta Perangkatnya,LPMD,RT/RW,Karang Taruna,Kepala Sekolah SD/MI/PAUD,Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Ketua BPD yang di wakili Bapak Muslih dalam sambutannya menyampaikan bahwa musyawarah Desa penyusunan RPJMDes yang diselenggarakan malam ini untuk membahas rencana pembangunan sampai 6 tahun ke depan.

“Musyawarah Desa RPJMDes yang kita selenggarakan ini untuk membahas apa yang ingin kita bangun ke depan selama 6 tahun di Desa Tlogorejo, jadi kita tambah kalau masih dirasa kurang lengkap data yang telah DI paparkan oleh Tim Perumus” pungkasnya.

Sementara Kepala Desa Tlogorejo, Drs. H. MOH. HAMIM, M.Mpd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa data yang di paparkan ini merupakan data yang sudah di kumpulkan oleh Tim Perumus,arah kebijakan pembangunan Desa Tlogorejo yang dijabarkan dari visi misinya selaku Kepala Desa, menyebutkan bahwa musyawarah desa adalah forum permusyawaratan di desa yang diikuti oleh BPD, pemdes dan unsur-unsur masyarakat untuk membahas hal-hal yang sifatnya strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa. Ia melanjutkan, olehnya itu musyawarah tahapan penyusunan pada kali ini adalah musyawarah rencana pembangunan jangka menengah Desa (RPJMDes).

“Maka dari itu kami sebagai pemerintah desa menyampaikan banyak terima kasih atas terselenggaranya musyawarah terutama kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh perempuan sehingga musyawarah yang kita laksanakan dapat berjalan aman dan lancar sesuai harapan dan keinginan masing-masing,” imbuhnya.

Selain itu, Kepala Desa juga menekankan bahwa musyawarah desa kali ini adalah musyawarah yang sifatnya sangat strategis karena dari sinilah kita menentukan pembangunan desa kita untuk 6 tahun ke depan. Lanjutnya, ia menyebutkan dari hasil musyawarah yang memang betul-betul lahir dari aspirasi, saran dan usul masyarakat yang dibawa ke musyawarah desa ini untuk disepakati dan pada akhirnya lahirlah RPJMDes.

Drs. H. MOH. HAMIM, M.Mpd selaku Kepala Desa juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Tim Perumus RPJMDes atas kerja kerasnya mengumpulkan data, saran dan usulan dari masyarakat. “Mudah-mudahan musyawarah kali ini menghasilkan manfaat yang berarti bagi masyarakat desa Tlogorejo sesuai visi misi saya, yaitu mewujudkan Desa Tlogorejo sebagai Desa yang bermartabat, sejahtera, transparan dan menjujung tinggi nilai-nilai agama.

Untuk mendukung visi itu, maka perlu dilakukan program-program seperti meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelenggarakan pemerintahan desa secara terbuka dan bertanggungjawab, meningkatkan potensi pertanian/peternakan, meningkatkan pemberdayaan masyarakat, meningkatkan potensi SDM, meningkat pembinaan terhadap kegiataan keagamaan dan meningkatkan pembinaan dan potensi pemuda,” tandasnya.

“Arah dan masa depan Desa kita itu ditentukan di RPJMDes ini, sebab semua yang ingin kita bangun, semua yang ingin kita lakukan selama 6 tahun ke dapan itu harus tertuang dalam RPJMDes ini,” Tegasnya